Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit yang disebabkan kuman Mycobacteriun Tuberculosis yang menyerang organ tubuh khususnya paru-paru. Pada tahun 2022, Indonesia menempati urutan kedua kasus TBC terbanyak di dunia setelah India yaitu sebesar 717.941 kasus dengan 100.726 kasus merupakan kasus TBC anak. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jawa Timur pada tahun 2023, kasus TBC yang ditemukan sebanyak 87.048 kasus dan 13% diantaranya ditemukan pada usia anak (0-14 tahun), yaitu sebesar 10.992 kasus. Di Kota Madiun sepanjang tahun 2023-2024, dari 414 anak yang diperiksa screening TB menggunakan metode TST (Test Skin Test/ tes mantouks) didapatkan 25 positif TST.
Berdasarkan hasil bulan timbang Februari tahun 2022, Kota Madiun mencatat terdapat 514 balita stunting dengan status gizi kurang, di Kecamatan Kartoharjo sebanyak 161 balita dan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukosari sebanyak 70 balita. Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak di Indonesia. Penyebab stunting adalah kekurangan gizi kronis dan infeksi kronis yang terjadi pada anak. Infeksi TBC merupakan penyakit infeksi kronis yang paling sering ditemukan pada anak stunting. Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana pada tahun 2022 menggagas Program Warung Stop Stunting (WSS) yang bertujuan untuk mencukupi gizi pada ibu hamil dan balita terutama balita stunting.
Skrining dengan tes mantouks sebelumnya hanya bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat lanjutan yaitu rumah sakit. Namun sekarang bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, salah satunya adalah Puskesmas. Penemuan terduga TBC dengan skrining tes mantouks diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan gizi kurang di Kota Madiun, serta meningkatkan capaian penemuan kasus TBC pada anak sehingga dapat dilakukan terapi lebih awal dan menurunkan angka penularan TBC, maupun TBC yang tidak terdeteksi dan terobati. Dari latar belakang dan tujuan di atas, muncul ide gagasan inovasi GETHUK BERASTAGI (Gerakan Tes Mantouks Berantas Stunting, TBC, Kurang Gizi), yang merupakan kegiatan skrining untuk anak stunting, keluarga penderita penyakit TBC, dan anak kurang gizi.